A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Presiden Segera Tandatangani Perpres Struktur Bawaslu - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Surya

Presiden Segera Tandatangani Perpres Struktur Bawaslu

Selasa, 24 Juli 2012 15:23 WIB

SURYA Online, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang struktur baru Badan Pengawas Pemilu Repulik Indonesia (Bawaslu)

"Beliau janjikan kalau sudah di meja Presiden akan segera ditandatangani,"  kata Ketua Bawaslu Muhammad kepada pers setelah bertemu Presiden Yudhoyono di kantor kepresidenan di Jakarta, Selasa (24/7/2012).

Menurut dia, Perpres tersebut akan mencakup berbagai ketentuan tentang struktur baru Bawaslu, salah satunya tentang kepemimpinan Bawaslu yang dipegang oleh seorang Sekretaris Jenderal.  Selain itu, Perpres juga akan menguatkan struktur Bawaslu yang terdiri dari beberapa biro yang telah dipaparkan oleh pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.    "Kalau Perpres siap, struktur baru Bawaslu akan segera dibentuk," katanya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.  "Beliau minta 'segera kamu kirim ke saya dan saya akan tandatangani itu soal organisasi," kata Gamawan menirukan pernyataan Presiden.

Gamawan yang juga hadir dalam pertemuan antara Presiden dan Bawaslu menegaskan, struktur baru Bawaslu itu merupakan penyesuaian yang diatur dalam Undang-undang nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu.  Selain membahas struktur organisasi, Presiden dan Bawaslu juga membagas proses pembentukan Bawaslu Provinsi untuk mengantisipasi pelaksanaan tahapan-tahapan pemilu nasional yang segera dimulai.

Bawaslu akan membentuk tim seleksi Bawaslu Provinsi di 26 daerah. Daerah-daerah tersebut, menurut Muhammad, belum memiliki Panitia Pengawas Pemilu.  Sementara itu, Bawaslu akan menunda pembentukan Bawaslu Provinsi di daerah yang sudah memiliki Panwaslu.   "Bawaslu mendelegasikan atau memberi sebagian wewenang ke Panwaslu provinsi untuk mengawasi tahapan pemilu nasional tahun 2012," kata Muhammad.
Editor: Suyanto
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas