• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Surya

Berkas Perkara Ijazah Palsu Sudah Lengkap

Sabtu, 21 Juli 2012 21:18 WIB
SURYA Online, SURABAYA - Kasus dugaan pemalsuan ijazah yang melibatkan mantan Dosen Universitas Bung Tomo memasuki babak baru. Menyusul pelimpahan berkas perkara dari penyidik Polda Jatim ke jaksa penuntut.

“Jaksa peneliti yang dikoordinir bu Nanik Prihantini  sudah menyatakan berkas sempurna. Dengan demikian, status kasus tersebut sudah P21,” kata Muljono, Kasi Penerangan Hukum Kejati Jatim,  Sabtu (21/7/2012).

Dengan P21 ini tidak lama lagi akan diikuti dengan pelimpahan tahap kedua tersangka maupun berkasnya ke kejati. Dan kejati secepatnya akan melimpahkan ke pengadilan.

"Sesegera mungkin kita limpahkan ke pengadilan," tegas Muljono.

Disinggung mengenai tambahan tersangka, ia memastikan sampai saat ini belum ada. Pasalnya, pelaku dalam kasus ini, masih dianggap tunggal oleh penyidik Polda.

“Baik tersangka maupun pasal yang dikenakan, telah sesuai dengan apa yang diajukan oleh penyidik,” ujarnya.

Seperti diketahui, kasus ijasah palsu ini melibatkan mantan dosen Univeritas DR Soetomo (Unitomo) Surabaya bernama Sucipto. Ia diketahui, berpraktik sejak tahun 2008.

Ijasah yang dipalsukan adalah dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, diantaranya Universitas Darul Ulum Jombang, Universitas DR Soetomo, Universitas Merdeka Malang. Ijasah yang dipalsukan ada berbagai kategori, mulai dari S1 hingga Pasca Sarjana (S 3).

Penyidik menjerat Sucipto dengan pasal 67 ayat (1) Undang undang RI No 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan ancaman  pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 1 miliar. Selain pasal itu, sucipto juga dijerat pasal 68 ayat (1) Undang Undang RI nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dengan ancaman pidana penjara 5 tahun denda Rp 500 juta.
Penulis: Musahadah
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
249916 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas