Teh Hijau Remajakan Kulit
Teh hijau, satu dari sekian banyak minuman yang dikonsumsi orang di dunia, disukai karena efek antioksidannya.
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Suyanto
Polifenol itu mudah beroksidasi dan hilang manfaatnya begitu terekspos udara. Oleh sebab itu, minum teh hijau lebih efektif daripada sekadar mengoleskan losion atau konsumsi suplemen berbahan teh hijau. Jika seseorang rutin minum teh hijau, banyak manfaat positif bagi kesehatan tubuh yang akan diterima. Sebab, teh hijau mengandung nutrisi tanaman berpotensi bernama epigallocatechin gallate (EGCG).
Teh hijau memiliki lebih banyak katekin hingga 25 persen dibanding teh hitam yang hanya mengandung 4 persen. EGCG ini dalam penelitian lebih kuat 200 kali dibanding vitamin E untuk memerangi kerusakan kulit akibat radikal bebas. Ini terkait dengan adanya 73.000 serangan radikal bebas pada sel kulit setiap hari yang memicu kerusakan enzim. Akibatnya, kulit terlihat lebih tua dan membutuhkan antioksidan yang mampu menetralkan serangan radikal bebas tersebut.
Perkara rasa, mungkin bagi sebagian orang tidak menyukainya. Maka, coba campur dengan jenis teh lainnya seperti teh putih dan merah. Bisa dinikmati panas atau dingin, atau ditambah sedikit perasan air jeruk lemon. Dianjurkan teh hijau diminum dua hingga tiga cangkir per hari dan teh ini mengandung sedikit kafein dibanding kopi atau teh hitam.
Sumber: Wholeliving.com