Kamis, 19 Juli 2012 11:49 WIB | Dibaca: 401 | Editor: Heru Pramono | Reporter : Zainuddin
SURYA Online, MALANG - Demo warga Harjokuncaran, Kecamatan Subermanjing Wetan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Malang, Kamis (19/7/2012), hanya berlangsung satu jam.
Mereka kembali ke truk dan langsung pulang ke Harjokuncaran setelah enam perwakilan warga yang sempat berdialog dengan Kepala BPN Malang, Didik Warsono, menyampaikan hasil pertemuan.
Korlap warga, Fathur Rozi menyatakan BPN siap dan berjanji akan membantu merealisasikan hak warga atas lahan tersebut. "BPN juga menyarankan agar warga sesuai prosedur dalam menuntut haknya. Tetapi BPN Kabupaten Malang dan BPN Jatim bukan penentu. Penentunya ada di pusat," kata Rozi usai pertemuan.
Rozi juga mengungkapkan setelah bentrokan fisik beberapa waktu lalu, TNI sudah tidak beraktivitas diatas lahan yang disengketakan. TNI biasanya latihan di lapangan yang berada di selatan lahan. Dia mengakui awalnya warga merasa terintimidasi dengan latihan militer tersebut. "Tapi Danrem sudah menjamin sehingga kami tidak khawatir lagi," tambahnya.
Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Malang, Didik Warsono, tidak mau berkomentar banyak menyikapi tuntutan warga tersebut. "Intinya kami siap membantu warga. Asal mereka berjalan sesuai prosedur," tambahnya.
Ratusan warga Harjokuncaran ini langsung pulang ke Sumbermanjing Wetan. Awalnya mereka juga berniat menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kabupaten Malang. Karena tidak mengantongi izin, Polres Malang menyarankan warga langsung pulang.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »