Selasa, 9 Juni 2026

PG Gempolkrep Nekat Giling Lagi

Jika dilanjutkan menggunakan sistem ini, kerusakan pabrik yang lebih besar akan mengancam.

Tayang:
Penulis: Imam Hidayat | Editor: Adi Agus Santoso
SURYA Online, MOJOKERTO - PG Gempolkrep nekat melakukan giling, meski izin dari Gubernur Jatim belum juga turun. Seperti sebelumnya, giling kali ini tak berjalan normal dan pabrik terpaksa mengelola limbah dengan cara close loop, dimana limbah yang dikeluarkan pabrik hanya diputar di Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Sistem close loop ini, bukanlah langkah aman bagi pabrik untuk melakukan giling. Pasalnya, henti giling yang dilakukan Jumat (13/7/2012) lalu itu dilatarbelakangi lantaran sistem close loop sudah dalam tahap berbahaya. Jika dilanjutkan menggunakan sistem ini, kerusakan pabrik yang lebih besar akan mengancam.

Cholidi mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan giling karena kuatnya desakan dari petani. Sudah beberapa hari ini proses giling di PG Gempolkrep dihentikan, yang berakibat banyaknya tebu petani yang tak bisa ditebang dan giling.

dukungan muncul dari banyak pihak agar PG Gempolkrep bisa melakukan giling normal. Selain dari DPRD dan Bupati Mojokerto, dukungan juga diberikan Bupati Jombang, Suyanto yang petaninya juga melakukan giling di PG Gempolkrep. ”Karena memang dampaknya besar jika kami tidak giling,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved