Senin, 27 April 2026

Harga Daging Cenderung Merosot

Menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di Pasar Larangan Sidoarjo justru stabil dibanding tahun sebelumnya.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Heru Pramono
zoom-inlihat foto Harga Daging Cenderung Merosot
foto: Surya/Anas Miftakudin
Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, HMG Hadi Sutjipto yang memimpin inspeksi mendadak (Sidak) bersama pejabat terkait di Pasar Larangan Rabu, (18/7/2012).
SURYA Online, SIDOARJO - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di Pasar Larangan Sidoarjo justru stabil dibanding tahun sebelumnya. Hanya kebutuhan daging segar dan gula yang mengalami penurunan harga sampai Rp 2.000/kg.

Menurunnya harga daging kualitas bagus dari Rp 70.000/kg menjadi Rp 68.000/kg akibat kurangnya pembeli walau menjelang Ramadan banyak orang yang menggelar megengan (syukuran datangnya bulan Ramadan). Pembeli justru memilih ayam potong untuk memenuhi kebutuhan megengan karena daging ayam bisa dipecah-pecah menjadi beberapa bagian. Sesuai rumus ekonomi, harga daging ayam potong melonjak dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 28.000/kg.

Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, HMG Hadi Sutjipto yang memimpin inspeksi mendadak (Sidak) bersama pejabat terkait di Pasar Larangan mengimbau agar pedagang tidak seenaknya menaikkan harga. Pasalnya, kebutuhan yang ada itu dikonsumsi masyarakat luas. “Dari hasil sidak, kebutuhan pokok di Pasar Larangan stabil,” tutur wabup di sela-sela sidak, Rabu (18/7/2012).

Menurutnya, harga gula yang mengalami penurunan karena di Sidoarjo sendiri sekarang adalah musim giling. Artinya, kebutuhan gula di Sidoarjo bisa teratasi dan pasokannya tidak terlalu jauh. “Biasanya harga gula mencapai Rp 13.000/kg dan sekarang Rp 11.000/kg,” jelasnya.

Ketika sidak berlangsung, pengunjung Pasar Larangan sempat kaget dan langsung menyampaikan aspirasinya. Puluhan pembeli yang audiensi dengan wabup meminta agar harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil. Mengingat untuk kebutuhan selama Ramadan harus ada menu berbeda dengan hari biasa.

“Pak Cip harga kebutuhan pokok agar distabilkan terus,” tutur Ny Sulakmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Pemkab Sidoarjo, Ir Handajani, stabilnya harga tidak lepas dari seimbangnya pasokan yang ada di pasar. Seperti kebutuhan daging sapi segar yang setiap hari melimpah ruah. Di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Krian setiap harinya memotong 100 sapi. Di RPH Bulang, Prambon dan Taman mencapai 30 ekor/hari.

“Persediaan daging selama Ramadan sampai Lebaran tercukupi dan kestabilan harga harus dijaga agar masyarakat tidak mengeluh,” tutur Handajani.

Apakah Lebaran  nanti harga daging tetap setabil? tanya Surya. “Itu yang sulit diprediksi karena saat Lebaran nanti kebutuhan daging dipastikan melonjak. Saat Lebaran biasanya masyarakat membeli daging yang jumlahnya cukup banyak karena banyak keluarganya yang datang. Semua itu tergantung pasar. Tapi kebutuhan daging tetap tersedia,” ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved