SURYA Online, MALANG - Rambut adalah mahkota perempuan. Jika perawatan tubuh terasa terlalu mahal atau merepotkan, sekadar perawatan rambut dapat menjadi solusi. Demam gaya Korea tidak hanya menyerang dunia musik dan perfilman, tetapi juga model rambut. Digital curl dengan Korean style menjadi model yang paling dicari pelanggan saat ini.
“Tahun lalu tren rambut Harajuku sedang gencar, sekarang sudah tidak lagi. Orang-orang lebih memilih Korean Style,” kata Wita Anjaya, hair stylist Spencer Salon yang terletak di Jalan Basuki Rahmad 53 Malang. Perawatan rambut yang ditawarkan Spencer antara lain pelurusan, pewarnaan, keriting, dan penyambungan rambut.
Berbeda dengan gaya rambut Jepang ala Harajuku yang layernya lebih ekstrem dan edgy, gaya rambut Korean style lebih lembut dengan penataan layer yang lebih sederhana. Efek yang dihasilkan berbeda sesuai dengan panjang pendeknya rambut yang dimiliki
Potongan rambut dengan poni panjang bisa membuat wajah terlihat lebih tirus dengan memberikan tekstur pada rambut bagian belakang. Untuk gaya yang lebih fun, penggunaan curling iron pada sebagian rambut bagian depan dapat menghasilkan rambut ikal yang natural. Styling seperti ini akan membuat rambut pendek terlihat girlie.
Bagi pemilik rambut medium, potongan rambut bob sebahu dengan sedikit kesan acak di bagian bawah memberikan kesan lebih ringan pada rambut yang tebal. Acak rambut dengan menggunakan tangan untuk menghasilkan rambut yang terkesan natural.
Perawatan rambut yang paling sering dipilih pengunjung adalah masker dan pelurusan rambut. Harga perawatan mulai Rp 20.000-an sampai jutaan rupiah.
“Untuk hair extension sekitar Rp 1 juta dengan panjang 65 cm dan 100 helai rambut,” ujar Wita. Namun peminat hair extension tersebut sudah mulai menurun karena saat ini rambut pendek ala Korean style sedang tren. “Untuk rambut panjang masih mode pada trap dan layer,” tambahnya. (arimbi)
Berita Selengkapnya Klik di Sini »