A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Polda Jatim Raih Dua Rekor Muri - Surya
Kamis, 27 November 2014
Surya

Polda Jatim Raih Dua Rekor Muri

Minggu, 15 Juli 2012 17:04 WIB

SURYA Online, SURABAYA - Prestasi diraih Polda Jatim dalam hal Kamtibmas. Polda sukses meraih dua rekor Muri. Rekor Muri tersebut setelah Polda Jatim meluncurkan program Jatim Dalam Satu Genggaman.

Rekor Muri tersebut diraih Polda, karena merupakan Polda pertama yang menjalankan Jatim Dalam Satu Genggaman, yang belum dilakukan oleh Polda lainnya di Indonesia. Sedangkan Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko, juga meraih rekor Muri karena sebagai penggagas program tersebut.

"Penyerahan rekor Muri akan dilakukan besok, di Mako Polda Jatim, dan akan disaksikan oleh Kaplori," kata Kasubag Humas, Kombes Pol Hilman Thayib, Minggu (15/7/2012).

Jatim Satu Genggaman, merupakan program yang mengedepankan aspek hubungan polisi dan masyarakat. Dalam program tersebut, dicanangkan satu desa satu polisi. Di jatim sendiri terdapat sekitar 8000 desa.

"Jika sebelumnya kan tidak terkoordinasi dengan baik, satu polisi bisa mengawasi lima desa bahkan lebih," kata Hilman.
Satu polisi yang disebut Babin tersebut, bertugas untuk mengawasi dan mengenal karakter masyarakat di desanya. Mencatat semua tokoh masyarakat, mantan narapidana, tokoh pemuda, dan orang-orang penting lainnya. Setiap babin tersebut diwajibkan untuk melaporkan semua kejadian yang ada di desanya, ke Polda Jatim, melalui website internal Polda.

Sehingga Polda bisa memantau setiap aktifitas setiap desa. Dalam hal ini, Polsek menjadi ujung tombak.
"Kami sekaligus bisa memantau, apakah babin tersebut bekerja atau tidak, karena jika terjadi suatu peristiwa, babin tersebut harus mengetahui pertama dan secara mendetail," kata Hilman.

Program ini sekaligus menjadi upaya pencegahan polisi di setiap desa.
Nantinya program ini dilaunching oleh Kapolri. Selain melaunching program Jatim Dalam Satu Genggaman, Kapolri juga akan meresmikan gedung SPKT Polda Jatim, yang diklaim merupakan terbesar dan pertama di Indonesia.
Penulis: Haorrahman
Editor: Heru Pramono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas