Jumat, 19 Desember 2014
Surya

Sambil Ngopi Jual Carnopen, Ditangkap

Rabu, 11 Juli 2012 18:32 WIB


SURYA Online, LAMONGAN – Sepanjang wilayah Paciran – Brondong dan Sedayulawas selama ini merupakan daerah subur peredaran obat terlarang sejenis Carnopen. Tak terhitung berapa jumlah penangkapan terhadap para pengedar pil bento. Terakhir, Syaiful Anwar (39) warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran  Selasa (10/7/2012) malam diringkus petugas reskoba dan harus menghuni sel tahanan Mapolres Lamongan, karena kedapatan  mengedarkan obat terlarang kategori daftar G. Yakni, jenis Carnopen.

Sore itu anggota Satreskoba Polres Lamongan yang sedang melakukan penyelidikan di wilayah pantai utara (pantura) Lamongan mendapat informasi bahwa di salah satu warung kopi kawasan lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong terdapat seorang lelaki yang ditengarai hendak melakukan transaksasi jual beli pil koplo.

"Dengan penyamaran anggota satreskoba merapat ke TKP. Ternyata benar, mendapati tersangka, anggota satreskoba bisa memastikan kalau lelaki sesuai informasi itu sedang membawa pil koplo, ," jelas  Kasubbag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dhami, Rabu pagi.

Tanpa pikir panjang, lanjut Umar Dhami,  lelaki yang kemudian diketahui bernama Syaiful Anwar itu pun ditangkap. Saat digeledah, dari dalam saku celananya didapatkan pil carnopen sebanyak 130 butir. Tersangka langsung diseret ke dalam mobil dan dibawa ke mapolres. ‘’Selain pil carnopen, petugas juga mengamankan sebuah phonsel, yang menjadi sarana komunikasi pelaku dalam bertransaksi, ‘’ tandasnya.

Tersangka mengaku pil koplo tersebut dibeli dengan harga Rp 20 ribu per 10 biji atau per tik. Barang haram tersebut didapat dari seorang lelaki yang dikatakan tidak dikenal namanya. Hanya, lelaki tersebut kepad tersangka berasal dari Tuban. Kini kasusnya sedang dikembangkan karena kemungkinan ada sindikat peredaran pil serupa yang selama ini berkembang subur di Pantura.
Editor: Satwika Rumeksa

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas