Minggu, 8 Juli 2012 00:41 WIB | Dibaca: 1523 | Editor: Heru Pramono | Reporter : Fatkhul Alami
SURYA Online, SURABAYA - Rulianto dan Yono harus menepi dari tim futsal Jawa Timur (Jatim) yang tampil di Piala Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2012. Dua pemain asal FFC Jawara dan Buana Mas itu akhirnya dicoret dari skuad didikan Abdulah 'Item ' Imron ini.
Manajer tim futsal Jatim, Chaidir Ahmad menjelaskan, saat ini sudah ditetapkan 14 pemain yang bakal turun pada turnamen futsal di Palembang, 11-18 Juli ini.
"Kuota dari panitia hanya 14 pemain saja, sehingga dua pemain harus ditinggal. Kami akhirnya memutuskan Rulianto dan Yono yang dicoret," sebut Chaidir saat ditemui di Gool Futsal Jl Jagir Surabaya, Sabtu (7/7/2012) malam.
Menurut Chaidir, Rulianto tidak jadi dibawa ke Palembang karena tidak bisa meninggalkan pekerjaanya di Surabaya. "Sedangkan Yono kalah bersaing dengan pemain lainnya," jelas Chaidir.
Tim futsal Jatim, lanjut Chaidir, dijadwalkan terbang ke Palembang, Selasa (10/7/2012) lusa. Jatim bertekad bisa masuk empat besar pada turnamen yang memperebutkan hadiah total sebesar Rp 250 juta ini.
"Kondisi tim sudah siap. Tim melakukan tiga kali uji coba dan hasilnya cukup bagus," ucap Chaidir.
Futsal memperebutkan Piala Gubernur Sumsel 2012, diikuti sebanyak 16 tim. Selain Jatim, tim lain yang ikut ambil bagian, antara lain Pelindo, Riau, Kalimantan Selatan (Kalsel), Pangkal Pinang, Baskara Surabaya, Matador FC Jakarta, tim PON Sumsel, F2S Sumsel, dan Rajawali United Sumsel.
Chaidir mengaku, ajang Piala Gubernur Sumsel 2012 ini sebagai ajang pembuktian futsal Jatim. "Kami ingin membuktikan futsal Jatim itu berkualitas dan tidak kalah dengan daerah lain. Futsal Jatim tetap eksis dan siap bersaing," terang Chaidir.
Dia mengakui, Jatim memang tidak lolos ke PON XVIII/2012 di Riau. Tapi, bukan berarti futsal Jatim itu sudah habis.
"Kami ingin menunjukkan ke daerah lain, Jatim itu masih ada dan punya pemain-pemain bagus," cetus Chaidir.
Ya, tim futsal Jatim harus gigit jari pada PON 2012 yang dijadwalkan berlangsung 9-20 di Riau. Ini seiring arek-arek Jatim gagal dalam babak kualifikasi atau Pra PON 2011 lalu di Semarang.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »