Kamis, 5 Juli 2012 12:03 WIB | Dibaca: 280 | Editor: Rudy Hartono | Reporter : Eben Haezer Panca
SURYA Online, MALANG – Warga Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan terang-terangan mengaku resah dan takut dengan adanya latihan tempur yang digelar personel Korem 083 Baladhika Jaya (BJ) di atas lahan sengketa. Namun TNI juga terang-terangan membantah latihan itu sebagai intimidasi.
Dihubungi Rabu (4/7/2012) malam, pihak Korem 083/BJ menyebutkan bahwa kegiatan latihan tempur yang digelar di Harjokuncaran hanyalah salah satu bagian dari latihan pra-tugas.
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 083/BJ Mayor Arwan yang dihubungi Rabu (4/7/2012) malam mengatakan bahwa kegiatan latihan tempur yang digelar di Harjokuncaran hanyalah salah satu bagian dari latihan pra-tugas sebelum penugasan ke Maluku Utara.
“Kebetulan areanya hampir mirip dengan di Maluku yang dekat pantai. Latihan itu akan dilakukan selama beberapa kali, juga nanti waktu bulan puasa,” kata Arwan.
Ditegaskan Arwan pula, pihaknya sama sekali tidak bermaksud melakukan intimidasi sehingga warga tidak perlu merasa takut. Pasalnya, Korem 083 Baladhika Jaya, menurut Arwan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan Puskopad (Pusat Koperasi Angkatan Darat) Dam V/ Brawijaya, apalagi dengan sengketa agraria yang melibatkan warga Harjokuncaran dan Puskopad.
“Jadi tidak perlu takut, itu cuma latihan pra-tugas biasa,” imbuh Arwan.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »