Kamis, 23 Mei 2013: 06:46:46

KA Ekonomi Ber Ac Kediri-Jakarta Meluncur Pekan Depan

Kamis, 5 Juli 2012 16:19 WIB | Dibaca: 2097 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter : Sudarmawan
ka_ber_ac.jpg
Foto : Surya/Sudarmawan
UJI COBA - Kereta Api (KA) Ekonomi ber AC mulai diuji coba dengn rute Madiun - Nganjuk dengan mengikuti gerbong KA Brantas, Kamis (5/7/2012)
SURYA Online, MADIUN-Sebanyak dua gerbong Kereta Api (KA) ekonomi yang dilengkapi AC bakal diluncurkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) VII Madiun mulai pekan depan. Kepastian ini menyusul setelah dilaksanakan uji coba dua gerbong KA ber AC yang diikutkan KA ekonomi Brantas antara Madiun - Nganjuk, Kamis (5/7/2012) siang.

Kepala PT KAI Daop VII Madiun, M Maula Nurcholis mengatakan, jika KA ekonomi ber AC itu akan segera dioperasikan mulai minggu depan. Menurutnya, pihaknya bakal mengoperasikan dua gerbong KA ekonomi ber AC yang masing-masing gerbong berisi 106 penumpang. Namun, jika dalam perkembangannya animo masyarakat semakin besar ditunjang dengan okupansinya selalu mengalami kenaikan bakal ditambah sejumlah gerbong atau bahkan 1 rangkai KA utuh berisi gerbong KA ekonomi.

"Full gerbong ber AC masih dilihat dulu perkembangannya. Tarif KA secara ekonomi itu menginduk pada 2 pedoman yaitu ability to pay dan willingness to pay. Karena kami memastikan mencari pelanggan loyal dipaket Rp 135.000. Berikutnya akan dilihat animo, okupansi, dan liabilitas," terangnya kepada Surya, Kamis (5/7/2012).

Selain itu, Nurcholis menjelaskan bakal terdapat perbedaan dengan harga gerbong KA ekonomi tidak ber AC yang sekarang dipatok seharga Rp 40.000, termasuk KA bisnis yang dipatok minimal untuk Kediri - Jakarta Rp 155.000 per tiket. Apalagi, saat ini pemerintah juga mulai menyiapkan KA ekonomi ber AC.

"Kami harap kami yang bakal mengoperasikan pertama kali untuk KA ekonomi ber AC. Ini demi peningkatan pelayanan agr orang berpikir daripada lewat calo lebih baik menggunakan KA ekonomi ber AC dengan pelayanan dan kenyamanan yang hampir sama," tegasnya.

Rencananya, kedua gerbong KA ber AC itu akan bakal diikutkan induknya yakni KA Brantas atau KA Kahuripan yang bakal diberangkatkan melalui Stasiun Kediri menuju Jakarta. Semua pelaksanaan itu, dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap pelanggan KA melalui program service minimum level karena hanya PT KAI yang dapat melaksanakan program pemerintah itu.

"Kalau dalam perkembangannya jalur Kediri - Jakarta yang ramai maka akan kami tambah gerbong dengan jumlah tak terbatas khusus untuk gerbong KA ekonomi ber AC. Namun, kalau perkembangannya permintaan lebih banyak jurusan Kediri - Bandung maka rutenya yang akan kami tambah. Karena kami usahakan KA ekonomi ber AC tak terbatas jumlahnya (unlimited). Itu tujuan kami," paparnya.

Sementara, salah seorang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, Icha yang mengikuti uji coba KA ekonom ber AC dari Madiun menuju Nganjuk mengaku tidak keberatan dengan penetapan tarif Rp 135.000 per tiket untuk tujuan Jakarta. Pasalnya, penumpang akan efisien dan nyaman tidak perlu membawa kipas tangan. "Jika ditetapkan tarif itu kami rasa terjangkau masyarakat. Dengan demikian calon penumpang memiliki berbagai pilihan sesuai kemampuannya masing-masing," tandasnya.

Sementara, gerbong KA ekonomi ber AC itu, sama dengan gerbong KA ekonomi lainnya. Hanya saja, memiliki kebersihan dan dilengkapi dengan 4 buah AC yang dipasang untuk dalam satu gerbong.

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/