Kamis, 28 Juni 2012 19:10 WIB | Dibaca: 908 | Editor: Adi Agus Santoso | Reporter : Sri Handi Lestari
surya/dora
Para model menampilkan karya busana batik desainer Anne Avantie dalam pagelaran karya Mata & Hati, Rabu (27/6) malam di hadapan 700 undangan di The Empire Palace, Jl Blauran.
SURYA Online, SURABAYA - Pagelaran busana bertema "Karya Mata & Hati" disainer kondang Anne Avantie, di The Empire Jl Blauran, Rabu (27/6/2012) malam, akhirnya berlangsung sukses.
Anne sengaja menampilkan 18 karya masterpiecenya, berupa kebaya dan batik yang mampu mempesona 700 orang yang hadir. Adibusana karya Anne, antara lain kebaya modifikasi yang tampil modern berwarna putih sedikit silver.
kebaya itu ditampilkan dengan model potongan kebaya jaman dulu (jadul). Tapi tampil elegan dan modern, dari bahan tile putih bordir silver. Uniknya lagi, kebaya itu berpotongan pendek, dengan bawahan kain batik yang memiliki belahan di depan setinggi atas lutut. Sehingga saat busana itu dibawakan oleh model asal Jakarta, tampil wah dengan tata rias dan sanggul yang juga modern.
Yang tak kalah membuat decak kagum pengunjung, karya desainer yang menjadi langganan kalangan artis dan pejabat serta kaum high end ibukota itu juga menampilkan gaun pengantin dari kain batik.
Gaun pengantin berpotongan ball gown dengan atasan model kemben berbelahan dada rendah. Semuanya bahan batik berwarna gelap, seperti cokelat dan hitam. Anne Avantie tampaknya bisa mengkombinasikan warna menjadi bentuk gaun pengantin yang pas, meski bahannya terlihat jadul.
Sebelum acara, Anne mengatakan apa yang dia tampilkan ini tidak untuk dijual. "Jadi silakan dilihat. Kalau ingin meniru silakan. Saya tidak pernah malu atau marah, bila desain saya ditiru, kemudian diakui oleh orang lain, baik dari kalangan atas hingga kalangan pasar tradisional sekalipun," ungkap desain yang hanya pergi ke Singapura untuk berobat saja.
Penampilan karya Anne Avantie ini tidak sendiri. Tapi juga dibarengi penampilan dari karya Denny Djanuardi, Ketua Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jatim, sebanyak 15 desain, dan dari Arva School of Fashion.
Emmy Tjandra, sebagai Ketua Penyelenggara, dari DPD Tiara Kusuma Jatim, pagelaran karya Anne Avantie ini merupakan suguhan terakhir dari pengurus DPD Tiara Kusuma Jatim yang habis masa baktinya pada Oktober 2012 ini. "Jadi kami ingin bekali anggota-anggota dari Tiara Kusuma dengan belajar dan mendapat pencerahan, dari sosok dan karya Anne Avantie ini," kata Emmy Tjandra.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »