A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Lamongan Budidayakan Srikaya Jumbo - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Surya

Lamongan Budidayakan Srikaya Jumbo

Rabu, 27 Juni 2012 15:59 WIB
SURYA Online, LAMONGAN - Lamongan kini mulai membudidayakan srikaya jumbo sebagai ikon baru bidang holtikultura sekaligus produk unggulan. Mengawali program tersebut, sebanyak 23.000 bibit srikaya jumbo bantuan dari Kementerian Pertanian Holtikultura RI telah digelontorkan. Daerah  yang menjadi sasaran  pembudidayaan dialokasikan di tiga Kecamatan,  Mantup, Ngimbang dan Modo.

"Tahun ini, Kementerian Pertanian Holtikultura RI telah menyerahkan 23.000 bibit srikaya jumbo. Wilayah budidaya kami serahkan ke Mantup, Ngimbang dan Modo.

Jika petani holtikultura kita mampu, pihak pusat berjanji akan menambahkan bantuannya lagi mengungkapkan, “ ujar Kasi Sarana Produksi dan Permodalan Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan Ernawan Kartika Adi di acara sosialisasi teknologi budidaya srikaya oleh Direktorat Budidaya dan Pasca Panen Buah Direktorat Jenderal Holtikultura, di Grand Mahkota Hotel Lamongan, Rabu  (27/6/2012) siang.
 
Sementara itu, Viva Yoga, anggota DPR RI dapil Lamongan dari PAN yang turut hadir mengaku sering ditanya apa produk holtikultura unggulan dari Lamongan. Setelah dilakukan pembicaraan ungkapnya, ketemulah dengan srikaya jumbo ini. Lamongan nanti akan identik dengan srikaya jumbo.

Meskipun srikaya jumbo semula bukan asli dari Lamongan, namun wilayah yang terkenal dengan nasi borannya itu dipercaya untuk melakukan langkah-langkah dalam pembudidayaan. Benih srikaya jumbo merupakan benih dari Australia dan kemudian dilakukan persilangan-persilangan sehingga buahnya itu manjadi besar (jumbo).  
 
Sejatinya, srikaya merupakan tanaman berasal dari daerah tropis di benua Amerika, Karibia, Jamaika, India dan Pakistan. Buah yang termasuk keluarga besar Annona tersebut banyak sekali macamnya. Di antaranya srikaya Jawa dan sirsat (Annona Muricata).

Syarat tumbuh tanaman tersebut 100-300 di atas permukaan laut (dpl). Meskipun tahan terhadap kekeringan, untuk pertumbuhannya tetap membutuhkan kelembaban yang cukup di sekitar perakarannya. Dapat dipanen mulai usia 1,5 tahun dan berbuah sepanjang tahun.

Bupati Lamongan, Fadeli didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Aris Setiadi menambahkan, secara pribadi  sudah membuktikan produksi srikaya jumbo melalui percontohan di lahan pertanian miliknya. ”Semoga bisa  diadopsi oleh para petani Lamongan. Selain itu, melalui program Gemerlap, nantinya juga bisa meningkatkan produksi buah. Dengan melihat potensi yang ada disetiap kecamatan,” ungkapnya.
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: tutug
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
246258 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas