A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

FK dan FKG Unej Tidak Buka Jalur UM - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Surya

FK dan FKG Unej Tidak Buka Jalur UM

Selasa, 26 Juni 2012 12:13 WIB
SURYA Online, JEMBER - Fakultas Kedokteran (FK) dan Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember (Unej) tidak menerima mahasiswa baru dari jalur mandiri atau ujian masuk (UM) lokal.

Pasalnya, kuota untuk dua fakultas tersebut telah habis untuk maba dari jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) jalur undangan dan ujian tulis.

Untuk FK, kuota yang diterima sebanyak 80 orang sedangkan FKG sebanyak 100 orang. "Semuanya melalui jalur undangan, bidik misi dan ujian tulis. Tidak ada yang untuk UM, karena kuota sudah habis," ujar Kepala Humas dan Protokol Unej Rokhani kepada Surya.

Sementara itu, selain dua fakultas tadi, seluruh fakultas dan program studi di Unej masih menyisakan kursi untuk maba yang masuk melalui UM.

UM Unej dibagi menjadi dua gelombang yakni gelombang I untuk program Strata-1 (S-1) dan gelombang II untuk program Diploma-3 (D-3). Pendaftaran UM gelombang pertama dibuka sehari setelah pengumuman SNMPTN ujian tulis.

"Bagi kemarin yang tidak ikut SNMPTN ujian tulis, atau tidak lolos masih bisa menggunakan jalur UM lokal. Biaya pendaftaran Rp 150 ribu," lanjut Rokhani.

Untuk kuota di Unej, lanjutnya, masih lebih banyak bagi peserta SNMPTN baik jalur undangan, bidik misi maupun ujian tulis. Rokhani menyebut 75 persen maba masuk melalui SNMPTN, sedangkan 25 persen sisanya masuk melalui UM.

Angka tersebut berbeda dibandingkan tahun 2011 lalu. Tahun lalu, komposisi maba yang masuk melalui SNMPTN sebanyak 51,81 persen sedangkan 48,19 persen sisanya masuk melalui jalur UM
dan PMDK. "Kalau tahun lalu, jalur masuknya kan banyak. Sekarang hanya SNMPTN dan UM ini saja," kata Rokhani.
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: tutug
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
246009 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas