Rabu, 10 Juni 2026

Euro 2012

Konflik Nasri dengan Wartawan Berbuntut Panjang

Adu mulut yang terjadi antara Samir Nasri dengan wartawan Prancis usai Les Bleus dikalahkan Spanyol, Minggu (24/6)

Tayang:
Editor: Heru Pramono
zoom-inlihat foto Konflik Nasri dengan Wartawan Berbuntut Panjang
Getty Images
Noel le Graet, dengan Presiden UEFA, Michel Platini, dan Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych
SURYA Online, WARSAWA - Adu mulut yang terjadi antara Samir Nasri dengan wartawan Prancis usai Les Bleus dikalahkan Spanyol, Minggu (24/6), ternyata berbuntut panjang. Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Noel Le Graet, mengaku tindakan Nasri sudah tak bisa ditolerir, dan berencana untuk bertemu dengan wartawan yang bersangkutan guna mengetahui duduk permasalahan terkait perselisihan ini.

"Saya akan meminta jurnalis tersebut untuk bertemu dengan saya. Namun yang pasti, perselisihan ini tak dapat ditolerir. Saya mengerti telah terjadi reaksi negatif. Samir sebenarnya ingin berperilaku baik, tapi karena berada di ambang kemarahan, ia tak dapat mengontrol emosinya," kata Le Graet pada laman ESPN.

Reaksi ini berbeda 180 derajat dibandingkan ketika Le Graet membela kelakuan Nasri sebelumnya saat melakukan selebrasi 'tutup mulut' dengan menaikkan jari telunjuk ke bibir usai mencetak gol ke gawang Inggris di laga perdana. Ya, kala itu selebrasi Nasri ditujukan untuk wartawan surat kabar Prancis, L'Equipe.

Sementara itu menyinggung soal performa Prancis, Le Graet menyikapi positif meski Les Bleus harus tersingkir di babak perempat final Euro 2012.

"Sejujurnya, tim ini berkembang dengan baik. Kami sangat puas. Laurent Blanc pantas dihormati, dan ia memberikan keseimbangan bagi tim," lanjutnya.

Sumber: Bola
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved