Jumat, 24 Mei 2013: 07:00:25

Dewan dan Pejabat Batu Merokok saat Paripurna

Senin, 25 Juni 2012 16:21 WIB | Dibaca: 542 | Editor: Rudy Hartono | Reporter : Iksan Fauzi
25rokok2.jpg
net
Ilustrasi
SURYA Online, BATU - Rapat Paripurna DPRD Kota Batu yang dilaksanakan dalam gedung tertutup dan ber-AD dipenuhi asap rokok, Senin (25/6/2012). Agenda sidang membahas penetapan raperda tentang pertanggungjawabn pelaksanaan APBD Kota Batu tahun anggaran 2011.

Kondisi pengap itu mengganggu para peserta yang pada umumnya dihadiri oleh para pejabat satuan kerja perangkat Daerah (SKPD). Salah satunya yang merasa terganggu adalah Kepala Dinas Kesehatan, Endang Triningsih. Berkali-kali Endang menggunakan kipas warna merah guna menyingkirkan asap rokok dari dirinya. Kadang ia menutup hidung.

Asap rokok ini berasal dari anggota dewan yang seenaknya merokok di dalam ruangan. Tidak hanya anggota dewan, beberapa pejabat seperti Asisten II Bagian perekonomian, dan Kepala Bidang Pembangunan  seenaknya merokok di dalam ruangan.

Padahal, di dalam gedung dewan sudah terdapat ruangan khusus merokok. Namun, mereka tidak menghiraukannya.

Pemkot Batu memang belum membuat peraturan daerah mengenai kawasan tanpa rokok (KTR). Namun, Dinas Kesehatan sudah membuat ruang khusus merokok di beberapa kawasan publik.

"Saya belum bisa siapkan itu (raperda KTR)," kata sambil menutup hidung karena asap rokok di ruang paripurna, Senin (25/6/2012).

Ia menambahkan, meskipun Permenkes sudah mengatur KTR, tapi tidak gampang menyusun raperda itu. Alasan pertama perlu ada dasar hukum, kedua pro kontra dengan perokok. Pelaksanaan di Daerah lain yang sudah ada perda KTR juga sulit dipraktekkan.

"Makanya kami kemarin membuat area smoke area dulu. Walaupun wacana ke sana sudah ada, tapi saya belum mampu menyusun raperda itu," katanya.

"Ini contohnya, ruang ini. Walaupun sudah ada smoke area, tapi masih saja merokok di dalam ruang," keluh Endang.

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/