Rabu, 20 Juni 2012 16:46 WIB | Dibaca: 558 | Editor: Suyanto | Reporter : Wiwit Purwanto
SURYA Online, SURABAYA - Anley Apriansyah 26, warga Gresik dibekuk petugas Pomal Juanda dalam perjalanan membawa kabur barang barang elektronik milik teman satu kosnya, Rabu (20.6).
Anley terlacak karena tidak menyadari di tablet android dan HP yang dicurinya, terpasang GPS sehingga dengan mudah bisa dilacak pemiliknya.
Ceritanya, Reina teman satu kos Anley yang asli Lampung ini bekeja di sebuah perusahaan kontraktor di Gresik terkejut saat bangun tidur dilihatnya sejumlah barang elektronik berupa 1 unit HP, I unit tablet android serta uang tunai Rp 6 juta sudah tidak ada di tempatnya. Bukan itu saja Anley juga tidak ada dikamar.
Setelah dicari dan ditanyakan ke teman temannya ternyata tidak ada yang mengetahui keberadaan barang barang miliknya maupun Anley yang baru bekerja tiga bulan.
Sayangnya, Anley lupa jika barang elektronik tersebut GPS location sudah diaktifkan sehingga dengan mudah Reina melalui HP lainnya mengethaui keberadaan barang barang tersebut. “Tadi pagi sekitar pukul 08.00 barang tersebut ternayat ada di kawasan Wonokromo, kemungkinan besar ya Anley ini yang membawanya,” kata Reina
kepada petugas.
Reina dan sejumlah teman se kantornya melakukan pelacakan, ternyata sinyal sempat putus dan menghilang. Pengejaran dan pelacakan sempat terhenti. Ia memutuskan untuk kembali ke Gresik, namun dalam perjalanan sinyal location yang tersebut muncul lagi. “Sinyal terdeteksi ada di kawasan Bandara Juanda, “ katanya.
Saat itu juga, Reina menghubungi petugas keamanan Bandara Juanda, dengan ciri ciri yang diberikan petugas akhirnya dapat mengamankan Anley di Bandara Juanda. Bersama sejumlah barang hasilm jarahannya kini Anley harus mempertanggungjawabkan kepada petugas yang berwajib.
Di duga kuat Anley ini akan pulang kampung ke Lampung. “Besar kemungkinan Anley akan pulang kampung ke Lampung, untung dapat di tangkap di Bandara Juanda,” kata Reina.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »