A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Anak Buruh Tani Raih Nilai Unas Tertinggi - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Surya

Anak Buruh Tani Raih Nilai Unas Tertinggi

Kamis, 14 Juni 2012 17:22 WIB
SURYA Online, KEDIRI - Hasil kelulusan siswa SD di Kabupaten Kediri memang baru akan diumumkan, Sabtu (16/06/2012). Namun, peraih nilai ujian nasional tertinggi se Kabupaten Kediri sudah diketahui.

Siswa berprestasi itu adalah Defi Dwi Arnawati, siswa SDN Cendono I Kecamatan Kandat. Defi menyabet nilai Unas murni 29,60. Nilai ini menempatkan Defi di peringkat 7 se Jawa Timur.
   
Ditemui Surya di rumahnya, Defi mengaku awalnya tidak percaya bisa menjadi peraih nilai Unas tertinggi. Kabar itu kali pertama diketahui dari kepala sekolahnya. Saat itu, Defi diminta untuk masuk ke ruang kepala sekolah. Di sana ternyata semua guru sudah menunggu dan langsung menjabat tangannya untuk mengucapkan selamat.
   
Defi sempat bingung. Ia baru sadar  meraih nilai Unas tertinggi setelah diperlihatkan selembar kertas berisi pengumuman. “Tulisannya saya ranking satu dan nilainya 29,60,” ujarnya malu – malu.
   
Bocah kelahiran 13 Desember 1999 itu lantas pulang dan menceritakan prestasinya pada orangtuanya. Namun, Khomsatun, ibunya juga tidak percaya. Pasalnya, pada saat try out, anak keduanya itu justru meraih nilai dibawah teman – temannya. “Saya tidak menyangka kalau Defi bisa jadi juara,” kata Khomsatun.
   
Khomsatun menuturkan, sejak kecil Defi memang sudah terlihat cerdas. Salah satu buktinya, ketika masih duduk di bangku TK, Defi sudah sangat lancar membaca. Selain itu, di kelas Defi juga sering menduduki peringkat dua besar.

Namun, ia tetap tidak menduga anaknya bisa mengukir prestasi setinggi itu. Sebab, sekolah tempat anaknya menimba ilmu termasuk sekolah pinggiran. “Masak sekolah pinggiran bisa mengalahkan sekolah kota. Tapi setelah sampeyan ke sini, saya jadi percaya,” imbuhnya sambil tertawa.
   
Kairin, ayah Defi juga mengaku bangga atas prestasi putrinya. Mengingat, ia hanyalah buruh tani yang hanya bisa memenuhi kebutuhan Defi seadanya. “Kami hidup pas-pasan. Tapi ternyata dengan keadaan seperti ini, Defi bisa jadi juara,” katanya.
Penulis: Cornelius Vrian
Editor: tutug
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
243959 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas