Jumat, 21 November 2014
Surya

Tarif Kargo Garuda Indonesia Bertahan

Selasa, 12 Juni 2012 16:32 WIB

SURYA Online, SURABAYA - Tarif kargo (angkutan barang) sampai saat ini masih bertahan setelah naik per 1 April kemarin. Lazimnya, tarif kargo jelang Lebaran atau mendekati bulan puasa mengalami kenaikan. 

Manager Kargo PT Garuda Indonesia Tbk Area Indonesia Timur Aris Setyo Wibowo mengatakan, evaluasi tarif biasanya terjadi setiap triwulanan. "Per 1 April tarif kargo naik kisaran 10 persen dan sekarang masih pakai tarif itu, belum ada koreksi," katanya, kepada Surya, Selasa (12/6/2012).

Ia mencontohkan, jika menggunakan armada Boeing 737-800 NG jurusan Surabaya-Jakarta dari semula Rp 1600 per kg menjadi Rp 1700 per kg.

Untuk jurusan Surabaya-Balikpapan dari semula Rp 4700 per kg menjadi Rp 5200 per kg. Untuk jurusan Surabaya-Makassar dari Rp 4600 per kg menjadi Rp 4900 per kg.

Untuk jurusan Surabaya-Denpasar dari tarif semula Rp 1600 per kg menjadi Rp 1700 per kg. "Kenaikan tarif terbesar untuk jurusan yang padat volume alias demand tinggi, seperti Balikpapan dan Makassar," jelas Aris.

Kargo Garuda Indonesia menggunakan armada yang sama dengan pesawat penumpang, namun kapasitas maksimalnya hanya 4,5 ton per pesawat.

Garuda Indonesia jurusan Surabaya-Jakarta terbang 16x per hari, Surabaya-Balikpapan 2x per hari, Surabaya-Denpasar 3x, Surabaya-Makassar 2x per hari. "2011, Volume kargo rata-rata hanya 400-500 ton per bulan. Tahun ini ada kenaikan seiring dengan penambahan frekuensi penerbangan," katanya.
Editor: Tri Dayaning Reviati

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas