Sabtu, 2 Juni 2012 16:57 WIB | Dibaca: 274 | Editor: Heru Pramono | Reporter : Nuraini Faiq
SURYA Online, SURABAYA - Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) tahun depan atau tahun ajaran 2012/2013 akan diperketat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan bahwa tingkat kesulitas ujian kelulusan siswa di setiap jenjang akan dinaikkan. Kadar kesulitan soal ini dinaikkan hingga 20 persen.
Meski demikian, syarat nilai kelulusan setiap siswa tidak berubah. Kemendikbud masih belum menaikkan nilai rata-rata minimal siswa. Syarat kelulusan tetap sama, nilai akhir rata-rata minimal harus mencapai 5,5. Selain itu, tidak boleh ada satu pun mata pelajaran yang nilainya di bawah 4,0.
"Kami sudah mengevaluasi hasil pelaksanaan ujian akhir nasional kita. Mulai tahun depan, sudah saatnya kadar kesulitan soal ditingkatkan. Dari semula soal sulit 10 persen, besok menjadi 30 persen," terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh, Sabtu (2/6/2012).
Mantan Rektor ITS ini perlu mengapresiasi positif atas prestasi akademik di seluruh daerah. Secara umum, ada peningkatan siginifikan dilihat dari angka ketidaklulusan siswa. Tercatat, angka ketidaklulusan seluruh Indonesia saat ini 0,5 persen. Jadi yang lulus dengan syarat kelulusan tadi sebesar 99,50 persen.
Nuh menyampaikan ada tiga hal yang menjadi catatannya selama pelaksanaan Unas tahun ini. Sistem distribusi dan penggandaan soal relatif lebih lancar. Sebab penggandaan dan percetakan kebanyakan diserahkan ke masing-masing daerah. Meski harus ada tekanan agar tetap steril.
Kedua masalah variasi dan model soal. Jika selama ini, variasi soal adalah lima soal berbeda di setiap ruang ujian, tahun depan akan dinaikkan. M Nuh sudah mendiskusikan akan ada sepuluh hingga 20 soal berbeda dalam satu ruang pada Unas tahun depan. "Sudah menguat dan akan kita laksanakan tahun depan variasi soal ini," katanya.
Jika setiap satu ruang ujian ada 20 soal berbeda sementara satu ruang ada 20 anak, artinya semua soal dalam satu ruang ujian berbeda. Dalam konteks ini, tak ada lagi dugaan saling contek. Contek menyontek tuntas dengan 20 variasi soal. Soal yang satu dengan yang lain jelas tak sama.
Ketiga masalah tingkat dan kadar kesulitan akan dinaikkan. Ini mengaca bahwa dari tahun ke tahun memang menunjukkan grafik meningkat dalam hal prestasi dan angka kelulusan. Selama ini Kemendikbud mengenal kadar kesulitan soal adalah 10 soal mudah, 80 sedang, dan 10 terakhir sulit.
Tahun depan, kadar kesulitan itu akan dinaikkan. M Nuh menyatakan bahwa kadar kesulitan soal Unas tahun depan meningkat tajam. Menjadi 10 soal susah, 60 sedang, dan 30. Soal sulit. "Harus meningkat kualitas lulusan siswa kita dari bidang akademik," kata Nuh.
Kemendikbud tak perlu menaikkan syarat nilai kelulusan karena kadar kesulitan sudah dinaikkan. Sebelumnya sempat ada masukan, nilai rata-rata agar lulus dinaikkan menjadi 6,00. Tapi kadar kesulitan tidak dinaikkan. Akhirnya menguat dan disepakati menaikkan kadar kesulitan soal Unas yang dinaikkan.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »