Kamis, 23 Mei 2013: 15:48:45

Penderita DB Rentan Alami Dehidrasi

Sabtu, 2 Juni 2012 16:46 WIB | Dibaca: 333 | Editor: Heru Pramono | Reporter : Sri Handi Lestari
SURYA Online, SURABAYA - Cairan tubuh tidak hanya terdiri atas air biasa (plain water) saja. Tapi juga cairan ion positif dan negatif yang penting untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Juga cairan dan ion tubuh yang hilang tidak segera digantikan, maka dapat terjadi gejala-gejala yang tidak baik bagi kesehatan.

Minum Air biasa saja tidak cukup, karena ion tubuh juga perlu dikembalikan dan jika terlalu banyak minum air biasa justru mengakibatkan gangguan pada tubuh. Hal itu diungkapkan Prof Dr Ir Deddy Muchtadi MS dari Institut Pertanian Bogor (IPB) saat memberikan materi dalam Pocari Sweat Conference (PSC)2012 bertema "The Secret of Ion" di Hotel Meritus, Sabtu (2/6/2012).

"Cairan tubuh merupakan komponen terbesar dalam tubuh dengan jumlahnya mencapai 55 persen hingga 65 persen dari berat tubuh. Fungsinya, sebagai tempat terjadinya reaksi kimia penting dalam tubuh, membantu proses metabolisme dan mempertahankan suhu tubuh," jelas Deddy di hadapan sekitar 300 peserta PSC yang ke-9 ini.

Selain Deddy, hadir pula dr Leonard Nainggolan Sp PD-KPTI, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI) dan RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dr Leonard memberikan materi tentang pentingnya kecukupan cairan dan ion tubuh saat proses penyembuhan Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Data dari Departemen Kesehatan RI, sepanjang tahun 2011, terdapat 60.500 penderita DBD. Dari jumlah itu, angka kematiannya sekitar 1 persen atau lebih dari 500 orang. Dan paling banyak adalah penderita DBD yang mengalami dehidrasi atau kurang cairan," jelas dr Leonard dihadapan peserta yang berasal opinion leader bidang medis, pendidikan, dan olahraga.

Penderita DBD umumnya mengalami kekurangan cairan tubuh yang signifikan. Sehingga asupan cairan tubuh yang cukup sangat diperlukan, terutama asupan cairan tubuh yang mengandung air, gula, dan elektrolit yang mirip dengan kondisi cairan tubuh saat sehat.

"Dengan adanya acara ini, saya harap ada edukasi bertambah di masyarakat untuk bisa memberikan pertolongan pertama untuk pasien DBD terutama mengatasi dehidrasi," tandas dr Leonard.

Sementara itu, Ratna Yudythia, Head of Scientific and Consumer Care PT Amerta Indah Otsuka, sebagai penyelenggara mengatakan, PSC 2012 ini tiap tahun sengaja digelar untuk memberi edukasi pentingnya ion pada cairan tubuh demi peningkatan kesehatan masyarakat. "Tapi tiap tahunnya tema berbeda.

Seperti tahun lalu, tentang pentingnya cairan tubuh untuk kesehatan kulit. Sementara saat ini untuk penderita DBD saat proses penyembuhan," jelas Ratna.
Selain di Surabaya, PSC 2012 juga digelar di kota-kota lainnya, yaitu Bandung, Jakarta, Semarang, Solo, Jogjakarta, Palembang, Medan, Pontianak, Balikpapan, Malang, Denpasar, Menado, dan Makasar.
 

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/