Rabu, 19 Juni 2013: 09:08:11

Ngantuk, Nakhoda Kapal Hilang Tercebur di Laut Malang

Sabtu, 2 Juni 2012 14:04 WIB | Dibaca: 821 | Editor: Suyanto | Reporter : Eben Haezer Panca
02cari.jpg
net
Ilustrasi.
SURYA Online, MALANG - Jajaran Sat Polair Polres Malang, saat ini sedang sibuk mencari  Danang (19), nelayan Sendangbiru asal Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang Kamis (31/5/2012) dinihari lalu tenggelam di laut lepas. Korban tenggelam pada lokasi yang berjarak 163 mil atau dua hari perjalanan kapal dari pantai Sendangbiru, Sumbermanjing Wetan.

Kasat Polair Polres Malang, Iptu Slamet Prayitno, siang ini (2/6/2012)menyampaikan, karena jarak tempat kejadian yang cukup jauh dari pantai Sendangbiru, maka awak kapal rekan-rekan Danang baru bisa melaporkan kejadian ini ke Sat Polair Polres Malang hari ini.

Diuraikannya, dari laporan rekan-rekan Danang, dengan menggunakan kapal Sekoci Bitung Raya 02 melaut sejak sepuluh hari silam. Kapal tersebut, berisi sepuluh awak kapal termasuk Danang.

Lalu Kamis dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, Danang mendapat giliran menjadi juru mudi kapal. Sementara, sembilan rekannya yang lain sedang tertidur di kabin. "Ruang kemudi kapal persis ada di pinggir perahu, diduga korban ngantukk dan tertidur waktu mengemudikan kapal, lalu jatuh dan tenggelam," kata Slamet.

Dilanjutkannya, sembilan awak kapal lainnya baru mengetahui Danang tak berada di kapal, saat mereka terbangun karena laju kapal oleng, seakan tak ada pengendali. "Waktu dilihat ke luar, ternyata kemudi kapal sudah tidak ada yang mengendalikan karena korban tercebur ke dalam laut. Setelah itu, rekan-rekannya mencoba kembali untuk mencarinya tapi tidak ketemu," imbuhnya.

Setelah gagal mencari, sembilan rekan Danang itu memutuskan kembali ke Pantai Sendangbiru untuk meminta bantuan Sat Polair. Karena itu, upaya pencarian menggunakan kapal C3 pun segera dilaksanakan. "Kami masih berusaha mencari korban dan berkoordinasi dengan Sat Polair Jember dan Blitar. Sebab kemungkinan korban terbawa arus sampai ke perairan sana," pungkasnya

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/