Jumat, 1 Juni 2012 21:01 WIB | Dibaca: 2189 | Editor: Tri Hatma Ningsih
dokumentasi harian surya
dr Fahmi Adhi Prasetya
oleh :
dr Fahmi Adhi Prasetya
Dokter di MalangSeberapa dalam pengetahuanmu tentang kolesterol? Karena salah satu jenis lemak yang ada dalam tubuh kita tersebut memiliki hal-hal unik yang mungkin tidak pernah kita ketahui. Apakah itu berarti kolesterol itu baik atau sebaliknya? Berikut beberapa fakta seputar kolesterol yang perlu kita akrabi. Bahwa tubuh kita membuat beberapa kolesterol sendiri lebih dari cukup, selain dari apa yang kita makan. Kenyataannya, kebanyakan orang makan terlalu banyak kolesterol dan lemak, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Kolesterol hanya berasal dari makanan yang bersumber dari produk hewani. Makanan dari tumbuhan (nabati) tak mengandung kolesterol, kecuali beberapa asam lemak tak jenuh.
Namun ingat, tingginya kadar kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung. Dan kolesterol bersama hipertensi adalah dua faktor risiko penyebab primer. Kolesterol tidak dapat melakukan perjalanan dalam darah sendiri, ia dibawa protein khusus. Kombinasi pembawa kolesterol dan protein ini disebut lipoprotein. Dan perempuan memproduksi kolesterol baik lebih tinggi daripada pria.
Kabar baiknya, kolesterol tidak selamanya buruk bagi tubuh, justru ada kolesterol yang baik untuk tubuh. Beberapa orang beranggapan bahwa kolesterol harus dihindari dan sebagainya, kenyataannya ada kolesterol yang berguna bagi tubuh. Jenis kolesterol tersebut dikenal sebagai low density lipoproteins (LDL) atau kolesterol buruk dan high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
Secara sederhana bisa dijelaskan, LDL terbentuk karena beberapa karakteristik yang dimilikinya dari hati kemudian mengirimkannya ke sel padahal mereka tidak dibutuhkan untuk ke sana. Sedangkan HDL terbentuk karena pembuangan kelebihan kolesterol dari darah dan membawanya ke hati. Kadar kolesterol total seseorang adalah kombinasi dari LDL dan kolesterol HDL (HDL + LDL).
Yang perlu diketahui adalah kolesterol tinggi tidak menunjukkan gejala. Tapi jika kita mengabaikan kolesterol tinggi, pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung yang serius. Kolesterol tinggi merupakan salah satu komponen faktor risiko penyakit jantung yang penting. Jadi, meskipun merasa sehat, kamu masih bisa memiliki kadar kolesterol berbahaya yang tinggi dan bahkan kita tidak tahu hal tersebut terjadi. Satu-satunya cara untuk mengetahui jika kamu memiliki kolesterol tinggi adalah melalui tes kolesterol. Tes kolesterol adalah tes darah yang akan melihat atau lemak dalam darah, seperti LDL, HDL, trigliserida, dan total kolesterol
Penyebab kolesterol tinggi atau kadar kolesterol yang tidak seimbang sangat banyak faktornya. Beberapa factor di antaranya dapat dikendalikan, ada juga yang tidak. Faktor genetik contohnya, tidak akan kita kendalikan atau mengubahnya. Beberapa faktor penyebab kolesterol tinggi :
• Beberapa orang mewarisi suatu kondisi yang disebut hiperkolesterolemia familial, yang berarti bahwa kadar kolesterol sangat tinggi turun temurun dalam keluarga.
• Faktor gaya hidup (seperti kurang olahraga atau diet tinggi lemak) dapat meningkatkan tingkat kolesterol.
• Terutama orang-orang yang keturunan diabetes dalam keluarga, mewarisi trigliserida tinggi. Trigliserida adalah jenis lain dari lemak darah yang juga bisa mendongkrak kadar kolesterol.
• Kelebihan berat badan memberikan kontribusi terhadap meningkatnya kadar kolesterol. Untungnya, perubahan untuk menurunkan kadar kolesterol juga membantu mengontrol berat badan.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »