• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Surya

Sunan Ampel, KH Mas Mansyur, dan Mbah Sholeh

Selasa, 29 Mei 2012 20:51 WIB
Sunan Ampel, KH Mas Mansyur, dan Mbah Sholeh
dokumentasi harian surya
Arif Khunaifi


oleh : Arif Khunaifi 
(Santri Ma'had TeeBee Indonesia-arifkhunaifi@yahoo.co.id) 

Banyak pengunjung tidak mengetahui saat ziarah di makam Sunan Ampel Surabaya, termasuk saya sebelumnya, bahwa di sekitar masjid ada makam pahlawan nasional KH Mas Mansyur. beliau tercatat pejuang dalam perjuangan empat sekawan bersama Ir Soekarno, Mohammad Hatta dan Ki Hajar Dewantoro. Makam pendiri Majalah Suara Santri tersebut terletak di sisi timur masjid Ampel, sekitar sembilan meter dari makam Mbah Sholeh. 

Yang jelas, mayoritas peziarah memang mengetahui jika ada makam pahlawan di kawasan tersebut. Saya mencoba bertanya kepada lebih dari sepuluh peziarah, namun semuanya tidak ada yang mengetahuinya jika di area Masjid Sunan Ampel ada makam pahlawan nasional KH Mas Mansyur. Jika peziarah yang akan ke makam Sunan Ampel dari arah gang Ampel Suci, maka mereka justru akan menemukan makam ini terlebih dahulu, karena letaknya ada di timur masjid, sedangkan makam Sunan Ampel ada di sebelah barat masjid. 

Rata–rata para peziarah di area masjid Ampel mengunjungi paling tidak tiga makam yaitu Sunan Ampel sebagai ulama sesepuh Ampel Denta, Mbah Bolong yang menoropong kiblat masjid Ampel dan Mbah Sholeh, tukang bersih-bersih masjid. Khusus bagi Mbah Sholeh memberikan pelajaran penting bagi para aktifis yang peduli lingkungan bahwa mereka yang komitmen terhadap kebersihan lingkungan dengan ikhlas akan selalu hidup dan dikenang.
 
Dalam cerita tersebut, Mbah Sholeh yang rajin membersihkan masjid meninggal dunia, namun setelah itu masjid menjadi kotor, hingga kemudian Sunan Ampel berpikir dan terlontar harapan jika Sholeh hidup kembali maka masjid akan bersih lagi.
 
Tiba-tiba Mbah Sholeh sudah kembali menyapu di masjid. Para jamaah masjid kaget sekali dengan kejadian itu. Demikian hingga Mbah Sholeh meninggal lagi sampai delapan kali hingga wafatnya Sunan Ampel juga. Faktanya memang ada sembilan makam dalam satu cungkup. Percaya atau tidak percaya itu terserah Anda.


Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
241217 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas