Sabtu, 5 September 2015

Penderita AIDS Jatim Sangat Tinggi

Minggu, 27 Mei 2012 17:07

Dari jumlah itu, hampir semuanya menyebar merata ke 38 kabupaten/kota. Ini berarti, tidak ada satunya daerah di Jatim yang terbebas dari penyakit mematikan tersebut.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Daerah Provinsi Jatim, Otto Bambang Wahyudi, mengatakan,  banyaknya penderita HIV/AIDS harus disikapi serius. Karena si penderita  biasanya baru menyadari telah terjangkit jika kondisinya telah parah. Ditambah adanya stigma negatif di masyarakat yang membuat penderita enggan terbuka.

"Makanya penanganan dan penanggulannya harus dilakukan agar tidak semakin menyebar dan meluas. Dan semua elemen di masyarakat harus mendukungnya," ujar Otto, Minggu (27/5/2012).

Menurut Otto, dengan semakin banyaknya potensi ancaman penyebaran, KPA berharap pemerintah daerah lebih meningkatkan kinerjanya. Misalnya dengan lebih intensif melakukan sosialisasi hidup, membiasakan pakai kondom saat berhubungan seks di luar pasangan yang sah.

"Selain itu, dukungan penuh dari semua instansi dan stakeholders yang ada juga mutlak diperlukan," kata Dosen Pasca Sarjana Universitas Dr Soetomo Surabaya ini.

Khusus KPA Jatim sendiri, pihaknya, kata Otto telah merumuskan tiga program. Pertama, orang yang sehat jangan sampai terinfeksi. Caranya,  dengan memberi pemahaman kepada masyarakat agar menjauhi perbuatan yang bisa menjurus pada HIV/AIDS.

Kedua, orang yang sudah terinfeksi diusahakan tidak masuk stadium AIDS. Ketiga, orang yang sudah terkena AIDS, harus diperpanjang harapan hidupnya, dengan cara diberi perhatian dan pengobatan secara berkelanjutan.

Halaman12
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Rudy Hartono
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas