A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Ibu Hamil Meninggal Tembus 597 Kasus - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Surya

Ibu Hamil Meninggal Tembus 597 Kasus

Rabu, 16 Mei 2012 10:01 WIB
SURYA Online,SURABAYA - Para ibu tampaknya harus betul-betul memeriksakan kandungan jika sedang hamil. Pasalnya jumlah kasus ibu hamil yang meninggal di Jatim masih cukup tinggi.

Sepanjang tahun 2011, jumlah ibu hamil mencapai 600.949. Dari jumlah itu, bayi yang dilahirkan sebanyak 595.476 bayi, sedangkan angka kematian ibu hamil mencapai 597 kasus.

Kasi Kesehatan Reproduksi, Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim,  Karnadi Sigit mengatakan, masih tingginya angka kematian pada ibu hamil tersebut salah satu akibat masih rendahnya pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan.

"Makanya untuk menekan angka kematian, ibu hamil harus rutin dan intensif memeriksakan kehamilannya," ujarnya, Rabu (16/5/2012).

Menyikapi itu, BKKBN Jatim, kata  Karnadi melakukan lima strategi untuk  menekan angka kematian ibu hamil dan melahirkan. Yakni, dengan  menurunkan unmet need, kegagalan dan komplikasi melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan kontrasepsi, serta memfokuskan program KB kepada kelompok risiko tinggi melalui sosialisasi.
Selain itu, juga dengan memberikan pengetahuan dan edukasi tentang Kesehatan Reproduksi (KRR) kepada remaja, sehingga bisa terjadi peningkatan usia perkawinan.

"Tak hanya itu saja, BKKBN juga  mengatur biaya pelayanan dan distribusi logistik kontrasepsi ke daerah terpencil yang sulit terjangkau dengan kematian ibu tinggi," jelasnya.

Tidak hanya Jatim, untuk konteks Indonesia, selama 10 tahun terakhir Angka Kematian Ibu (AKI) Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara berkembang dunia dan ASEAN. AKI di Indonesia 228 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara target MDG's tahun 2015, AKI harus menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
239458 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas