Jumat, 11 Mei 2012 12:58 WIB | Dibaca: 997 | Editor: Suyanto | Reporter : Adrianus Adhi
Adrianus Adhi
eorang karyawan gedung Pusat Diagnostic Terpadu menunjukkan kertas parkir
SURYA Online, SURABAYA - Puluhan karyawan, dokter serta perawat gedung Pusat Diagnostic Terpadu menggeruduk ruang Direktur Utama Rumah Sakit Dr Soetomo, Jumat (11/5/2012) pagi. Mereka protes pemberlakuan tarif parkir kendaraan bagi mereka.
Menurut para karyawan, pemberlakuan tarif parkir di tempat mereka cukup memberatkan dan mendadak. Mereka sejak Februari lalu diwajibkan membayar uang parkir minimal Rp 1.000 untuk kendaraan bermotor, sedangkan mobil dikenakan tarif Rp 2.500 setiap harinya. "Sebelum perusahaan parkir saat ini, kami parkir kendaraan tak dikenai biaya," kata seorang karyawan di lokasi, Jumat.
Karena itu sekitar pukul 10.00, mereka bersama-sama menggeruduk ruang kerja Dodo Anondo, Direktur Utama Rumah Sakit untuk mempertanyakan kebijakan parkir yang berlaku sejak Februari lalu.
Mereka langsung ditemui oleh Dodo dan diajak bermediasi di ruang Loka Widya Husada. Mediasi ini berjalan alot dan tak menghasilkan sebuah keputusan apapun.
Menurut Dodo, pihaknya masih mempertimbangkan keinginan karyawan itu. Sebab keputusan pergantian pengelola parkir baru saja dilakukan dan sudah disosialisasikan sebelumnya. "Untuk sementara karyawan kami minta untuk mentaati aturan ini dulu," kata Dodo seusai pertemuan itu. Ia berjanji mencarikan jalan keluar agar tarif parkir saat ini tak memberatkan karyawan kembali.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »