Minggu, 6 Mei 2012 20:28 WIB | Dibaca: 525 | Editor: Adi Agus Santoso | Reporter : Mujib Anwar
SURYA Online, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Soekarwo, didapuk menjadi Bapaknya Kaum Marhaen Jatim. Penganugerahan gelar dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus Keluarga Besar Marhaenis (KBM) Dewan Pimpinan Provinsi Jatim, di Empire Palace Surabaya, Minggu (6/5/2012).
Mendapat kehormatan itu, Gubernur yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini, menyatakan menerima serta tidak mempermasalahkan status tersebut. ”Tidak apa-apa, dan saya menghargainya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Gubernur Soekarwo lantas memberi kuliah khusus kepada sekitar 1.500 kaum Marhaen, dengan tema "Kemandirian pangan di bumi Jawa Timur".
Dalam paparannya, Pakde Karwo mengajak semua murid Bung Karno di Jatim bersatu agar dapat mengimplementasikan ajaran Trisakti yang disampaikan pendiri republik ini. Yakni, berdaulat dibidang politik, berdikari dibidang ekonomi dan berkepribadian dalam budaya.
"Asal bersatu dan tidak terpecah-pecah serta konsisten, kita pasti berhasil mewujudkan ajaran Bung Karwo untuk membela kaum Marhaen," paparnya.
Ketua Umum DPP KBM Sudigdo Adi mengatakan, pentingnya konsolidasi kaum Marhaen karena selama ini keberadaan kaum penganut ajaran Bung Karno tercerai berai. Kebanyakan anggotanya sisa-sisa kader masa orde lama dari PNI (Partai Nasional Indonesia) dan kader masa orde baru, dari PNI hingga PDI Soerjadi.
”Konsolidasi di Surabaya ini sungguh luar biasa. Meski pernah diametral satu sama lain, mereka sanggup datang. Ini menunjukkan kita semua telah sadar, dan tidak akan lagi terjebak skenario lawan,” tegasnya.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »