UASBN
Mendikbud Sidak Polsek di Surabaya dan Sidoarjo
Dua hari menjelang pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menyidak sejumlah polsek.
Penulis: Musahadah | Editor: Heru Pramono
Sidak pertama dilakukan di Polsek Tegalsari. Mantan Rektor ITS Surabaya ini melihat ruangan penyimpanan soal-soal UASBN. Dia tidak masuk karena ruangan sudah tersegel.
Nuh sempat berbincang-bincang dengan petugas terkait pengamanan soal-soal ini.
Hal serupa dilakukan di Polsek Genteng.
Kepada wartawan, dia mengaku sidak dilakukan bukan karena khawatir ada kebocoran, tapi untuk memastikan semua berjalan dengan baik. "Tidak hanya saya, semua pejabat kementerian disebar ke beberapa kota besar maupun kecil, untuk memastikan semua siap," kata pria yang berdomisili di Gununganyar, Rungkut.
Dari hasil sidaknya ini, nuh meyakini dinas pendidikan surabaya bisa melaksanakan UASBN SD/MI dengan baik. "Dari sisi SOP (standar Operasional) sangat bagus. Ada tanda tangan ketiga pihak untuk memastikan soal sudah diperiksa. Kalau ini kondisinya sudah disobek akan ketahuan,"katanya.
Soal-soal ini selanjutnya disebar ke sekolah oleh petugas dinas pendidikan dengan didampingi polisi. "Kalau ada yang masih berpikiran akan bocor, tidak mungkin karena didampingi petugas kepolisian,"pungkasnya.