A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Cucak Ijo Asli Kabupaten Malang Sudah Punah - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Surya

Cucak Ijo Asli Kabupaten Malang Sudah Punah

Jumat, 4 Mei 2012 15:36 WIB
Cucak Ijo Asli Kabupaten Malang Sudah Punah
net
Ilustrasi Cucak Ijo
SURYA Online, MALANG - Ikon fauna Kabupaten Malang yakni Cucak Ijo ternyata sudah tidak ada lagi alias punah. Demikian pernyataan  Bupati Malang Rendra Kresna.

“Burung cucak ijo sudah musnah,” kata Rendra Kresna, Jumat (4/5/2012).

Padahal Cucak Ijo ini sudah dicanangkan dalam Surat Keputusan oleh Bupati semasa dijabat Ibnu Rubianto. Menurut Rendra jejak ikon Cucak Ijo itu masih ada berupa model burung cucak ijo yang dijadikan  aksesoris pagar di gedung Sekretariat Daerah Pemkab Malang.

Karena ikon Kabupaten Malang sudah punah, Rendra sempat memikirkan untuk mencari ikon lain. Namun Rendra mengaku belum tahu fatwa lain yang layak dijadikan simbol Kabupaten Malang.

“Tapi saya juga masih belum tahu ikon fauna apa. Mungkin ikan karena Kabupaten Malang kan juga daerah penghasil ikan atau harimau,” jawab politisi Partai Golkar ini.

Sepengetahuan Rendra, Cucak Ijo sempat dibuatkan penangkaran di Taman Burung  Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Tapi ternyata keberadaannya Taman Burung itu tidak bisa berkembang dan mangkrak dalam kelolaan PD Jasa Yasa, BUMD Pemkab Malang.

“PD Jasa Yasa saya lihat memang tidak dalam kompentesinya  mengurusi penangkaran burung. Harusnya, setidaknya masalah penangkaran diurusi oleh Dinas Peternakan,” tutur Rendra.

Kini taman burung itu tinggal kenangan dan ditumbuhi ilalang. Sangkar burung megahnya masih ada. Lokasi taman burung yang cukup luas sudah diplot oleh Pemkab Malang jadi area demplot Dinas Pertanian.

Lokasi itu juga sempat ditawarkan kepada investor untuk menjadi taman edukasi gunung berapi, tapi kemudian gagal dan digeser ke Kecamatan Poncokusumo, dimana salah satu desanya bisa terlihat pemandangan Gunung Bromo.
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Rudy Hartono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas