A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Disnaker Kediri Janji Sidak Perusahaan Langgar UMK - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Surya

Disnaker Kediri Janji Sidak Perusahaan Langgar UMK

Selasa, 1 Mei 2012 12:54 WIB
Disnaker Kediri Janji  Sidak Perusahaan Langgar UMK
Didik Mashudi
Kadisnaker Kabupaten Kediri Wibowo (tengah)
SURYA Online, KEDIRI - Gerah dituding tidak pro buruh, pejabat Disnaker Kabupaten Kediri angkat bicara. Kadisnaker Kabupaten Kediri Wibowo berjanji segera  inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan yang dituding membayar buruhnya dibawah ketentuan UMK.  

“Kami segera sidak ke sejumlah perusahaan yang masih membayar upah dibawah UMK bersama dengan DPRD. Waktunya kami jadwalkan secepatnya,” tandas Wibowo kepada perwakilan buruh yang melakukan dialog.

Sidak dilakukan untuk mengklarifikasi apakah perusahaan tersebut memang benar-benar masih membayar gaji dibawah UMK.  Diakuinya memang masih ada sejumlah perusahaan yang keberatan membayar upah sesuai UMK dengan berbagai alasan. Namun pihaknya berupaya supaya perusahaan tersebut membayar gaji karyawannya mendekati UMK.
“Kalau kami menekan supaya perusahaan membayar sesuai UMK nanti dampaknya perusahaan malah tutup sehingga malah merugikan pekerja,” ujarnya.

Terkait dengan kasus beralihnya status karyawan perusahaan menjadi karyawan outsorcing jika kasusnya benar terjadi merupakan pelanggaran. “Tidak bisa status karyawan perusahaan tiba-tiba dialihkan menjadi karyawan outsorcing. Itu pelanggaran,” tandasnya.

Dalam sidak nanti disnaker akan mengajak serta anggota Dewan untuk mengetahui dari dekat persoalan yang dialami para karyawan. Untuk mengetahui siapa saja pekerja yang dialihkan statusnya menjadi karyawan outsorcing pihak disnaker sempat meminta daftar nama.

Hanya saja pihak perwakilan buruh menolak mengungkapkan identitasnya karena khawatir karyawan tersebut bakal di PHK. Para karyawan yang telah dialihkan statusnya menjadi karyawan outsorcing juga diintimidasi akan di PHK jika melakukan protes. "Silakan bapak melakukan sidak langsung ke PT Bisi dan Taji Mas serta menanyakan masalah itu kepada semua karyawan,” ungkap Tarmuji, korlap aksi dari Federasi Serikat Buruh Madani (FSBM) Kediri.
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Suyanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
237509 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas