SURYA Online, KEBUMEN - Ratusan siswa SMA dan SMK di Kebumen, Jateng menyimpan konten-konten pornografi di komputer jinjing dan ponselnya. Kondisi tersebut terungkap dari inspeksi mendadak Badan Narkotika Kabupaten Kebumen, dua hari terakhir.
Inspeksi mendadak (sidak) tersebut awalnya menyasar peredaran narkotika di kalangan pelajar. Sidak dipimpin Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kebumen Djuwarni. Tim beranggotakan 32 orang dari instansi terkait, yaitu Polres Kebumen, Kodim, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Satpol PP, serta Kesbangpol sebagai pelaksana harian BNK.
Sasaran sidak adalah delapan sekolah, yaitu SMK Cipta Karya Prembun, SMA N 1 Mirit, SMAN 1 Buluspesantren, SMK Batik Sakti 1 Kebumen, SMK Nawa Bhakti, SMA Muhammadiyah Gombong, SMK Ma'arif 5 Gombong, dan SMK Maarif 6 Ayah.
"Ada 2.000 siswa dari delapan SMA dan SMK di Kebumen yang menjadi target sidak. Tidak ada indikasi narkoba, tapi banyak sekali ditemukan siswa yang menyimpan konten-konten pornografi di laptop dan HP mereka. Ini cukup menjadi keprihatinan karena hal inilah yang memicu tindakan-tindakan negatif siswa. Mereka yang terjaring razia langsung diserahkan kepada pihak sekolah untyuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut," ungkap Djuwarni, Jumat (27/4/2012).
Dia menyatakan, sidak dilakukan sebagai upaya mengantispasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Apalagi melihat tingkat kenakalan remaja yang begitu tinggi.
Sementara Kepala Kesbangpol Milyono mengatakan, kegiatan sidak akan menjadi agenda rutin BNK Kebumen. Sidak dilakukan secara insidentil, sewaktu-waktu jika dipandang perlu dan dibutuhkan. Sasaran sidak juga tidak terbatas pada pelajar, tetapi jika dimungkinkan juga khalayak umum dan pegawai negeri sipil.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »