Kamis, 20 Juni 2013: 17:06:21

Tiga Jenazah TKI Lombok Diotopsi Ulang

Rabu, 25 April 2012 13:43 WIB | Dibaca: 290 | Editor: Heru Pramono | Sumber : Antara
SURYA Online, MATARAM -Tiga jenazah Tenaga Kerja Indonesia asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang tewas diberondong peluru di Negeri Sembilan, Malaysia, 22 Maret lalu, akan diotopsi ulang di lokasi penguburan keluarga, di Lombok Timur, pada 26-27 April.

"Sudah ada perintah dari Mabes Polri untuk melakukan otopsi besok pagi pukul 07.00 WITA, dan akan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat," kata Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kompol Lalu Wirajaya, di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan, saat ini Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTB Kombes Pol Hary Sudwijanto, tengah memantapkan kesiapan pelaksanaan otopsi ketiga jenazah TKI itu.

Ketiga TKI korban tewas itu yakni Mad Noor (28), warga Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, dan Herman (34) serta Abdul Kadir Jaelani (25). Herman dan Jaelani merupakan paman dan keponakan, warga Dusun Pancor Kopong Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lotim.

Tim otopsi sudah dibentuk yang beranggotakan personil Polda NTB, Polres Lombok Timur dan tim medis dari instalasi forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda NTB.

"Dijadwalkan hari pertama otopsi untuk dua jenazah, dan hari kedua satu jenazah lainnya. Tim Mabes Polri dikabarkan akan datang memantau pelaksanaan otopsi itu," ujarnya.

Otopsi diperlukan untuk memperjelas penyebab kematian ketiga TKI asal NTB itu, sekaligus menjawab kejanggalan di tubuh jenazah versi sanak keluarga para TKI tersebut.

Sanak keluarga ketiga TKI yang tewas itu, menduga ada indikasi praktik jual-beli organ tubuh, karena adanya jahitan pada kedua mata, di dada dan perut korban. Mata dan organ dalam jasad itu diduga telah diambil.

Dugaan tersebut merujuk kepada penuturan Hirman, kakak dari Abdul Kadir Jaelani, yang melihat langsung kondisi jasad ketika TKI korban penembakan itu, sebelum dikafani dan dimasukkan kedalam kotak, saat berada di Rumah Sakit Port Dickson Malaysia, kemudian diterbangkan ke Indonesia.

Ketiga jasad TKI yang bekerja sebagai buruh bangunan di Negeri Sembilan, Malaysia itu, tiba di kampung halamannya, Rabu (5/4), lalu dikuburkan sanak keluarganya di pekuburan keluarga di Pancor Kopong, keesokan harinya.

Selain Hirman, saksi mata lainnya dari kalangan TKI yang ikut mengafani ketiga jenazah TKI itu yakni Misbah, Wildan, Sahabuddin. Mereka bersama petugas rumah sakit, yang mengafani ketiga jenazah itu.

Dari penuturan saksi mata, sebelum dikafani jasad ketiga TKI itu sudah dijahit pada kedua matanya, terdapat jahitan melintang pada bagian dada yakni dari dada dekat lengan kiri ke dada dekat lengan kanan.

Pada bagian tengah perut ada jahitan vertikal dari dada hingga perut bagian bawah pusar. Jahitan melintang juga terlihat di perut sebelah kanan hingga bagian kiri.

Berdasarkan keterangan saksi mata itu, diduga kuat organ tubuh bagian dalamnya sudah sudah diambil, namun hal itu harus dibuktikan dengan otopsi.

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/

Artikel Terpopuler