Minggu, 22 April 2012 21:38 WIB | Dibaca: 298 | Editor: Rudy Hartono | Reporter : Mustain
SURYA Online, SIDOARJO - Sebanyak 19 SMP dan 3 Mts terpaksa menggabungkan diri dengan sekolah lainnya mengikuti Ujian Nasional SMP sederajat, mulai Senin (23/4/2012).
Sebab sekolah itu tidak memenuhi syarat untuk menggelar unas secara
mandiri. Diantaranya jumlah siswa peserta Unas kurang dari 20 siswa.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Sidoarjo Tirto Adi
menyatakan Unas SMP kali ini diikuti 153 SMP, 59 Mts dan 9 SMP Luar
Biasa .
"Diantara jumlah sekolah itu, sebanyak 19 SMP dan 3 Mts merupakan sekolah penggabung. Di luar jumlah itu, disebut sekolah penyelenggara Unas," jelasnya kepada koran
Surya, Minggu (22/4/2012).
Tirto menjelaskan, ada dua alasan utama sekolah tersebut terpaksa
menggabung dengan sekolah lainnya untuk menggelar Unas. Selain jumlah
siswanya kurang dari 20 siswa, sekolah dimaksud belum memenuhi
akreditasi kategori C, yakni belum memenuhi standar pelayanan minimal
(SPM) yang disyaratkan.
“Misalnya ada yang memiliki gedung sendiri,” bebernya.
Di Sidoarjo, Unas SMP akan diikuti oleh 23.311 siswa SMP, 5.167 siswa Mts dan 34 siswa SMP Luar Biasa. Dari jumlah siswa itu, satu siswa sebuah SMP Negeri di Sidoarjo terpaksa mengerjakan Unas di LP Delta Sidoarjo karena melanggar pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »