Kamis, 23 Mei 2013: 10:49:10

ITB Kehilangan Guru Besar Terbaik

Sabtu, 21 April 2012 18:55 WIB | Dibaca: 287 | Editor: Heru Pramono | Sumber : Kompas.com
rektor.jpg
M.LATIEF/KOMPAS.COM
Prof Akhmaloka, rektor ITB
SURYA Online, JAKARTA - Rektor Institut Teknologi Bandung, Akhmaloka menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Widjajono Partwidagdo. "Pak Wid", demikian Widjajono biasa dipanggil, merupakan salah satu guru besar terbaik ITB.

"Saya kira beliau anak terbaik bangsa, beliau guru besar di ITB, di Teknik Perminyakan, saya kira saya kehilangan guru besar terbaik," kata Akhmaloka saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/4/2012).

Widjajono menjadi Guru Besar dalam Ilmu Ekonomi dan Pengelolaan Lapangan Migas pada Fakultas Ilmu Kebumian dan Tekmira ITB pada 2004 hingga 21 April 2012. Sebelum menjabat wakil menteri ESDM, Widjajono aktif mengajar di jurusan perminyakan ITB dan di program pasca sarjana studi pembangunan ITB serta studi sumber daya mineral ITB.

"Saya kenal baik beliau walaupun beliau lebih senior dari saya, beliau angkatan 70, saya sering juga kontak kontakan sebelum beliau jadi Wamen," kata Akhmaloka.

Akhmaloka juga mengatakan, sesuai tradisi ITB, seorang guru besar yang wafat akan "dilepaskan" melalui upacara yang digelar di Aula Barat, ITB Bandung. Namun, karena posisi Widjajono saat ini adalah pejabat negara, Akhmaloka akan berkoordinasi terlebih dahulu terkait hal tersebut.

"Saya tidak tahu aturan protokolernya seperti apa. Kami akan koordinasi dulu dengan keluarganya yang sekarang di Jakarta," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Widjajono meninggal dunia saat melakukan pendakian Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat, sore tadi. Diduga, Pak Wid terkena serangan jantung saat tiba di ketinggian 2.851 meter. Jenazah Widjajono tengah dievakuasi ke Denpasar untuk diotopsi terlebih dahulu sebelum dipulangkan ke rumah duka di Jakarta.

Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/