Rabu, 18 April 2012 21:38 WIB | Dibaca: 432 | Editor: Adi Agus Santoso | Reporter : Adi Agus Santoso
LAMONGAN | SURYA Online - Ketua tim unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Pusat M Aswad mengungkapkan, penerima PKH di Lamongan Jawa Timur merupakan yang terbesar di Jawa Timur. Padahal, jumlah penerimanya kini sudah jauh menurun dibanding program pertama tahun 2007. Yakni dari 3.2925 rumah tangga sangat miskin (RTSM), sekarang menjadi 26.596 RTSM.
Menurut M Aswad, selain menerima PKH Award kategori Verifikasi Terbaik wilayah Indonesia tengah, Kabupaten Lamongan juga masuk dalam empat kategori dari enam kategori yang diadakan. Di antaranya kategori perhatian pemerintah daerah terhadap pendamping dan operator PKH dan kerjasama pendamping dan operator.
Bupati Lamongan M Fadeli mengatakan program PKH difokuskan kepada anak-anak dan ibu hamil. Penerima program ini adalah keluarga sangat miskin yang memliki anak yang bersekolah dari SD sampai SMP. Alokasi peserta PKH berkurang setiap tahunnya ditiap tahapan pencairan karena adanya verifikasi.
Tahun 2007, pada tahap pertama ada 31.520 RTSM dengan nilai pencairan Rp 11.564.894.000. Sementara tahap 2 menjadi 31.529 RTSM dengan anggaran Rp 12.524.923.000 dan tahap ketiga menjadi 31.530 RTSM dan cair Rp 12.544.858.000.
Selanjutnya tahun 2008 turun menjadi 30.735 RTSM dan cair Rp 12.280.357.000 pada tahap pertama. Kemudian di tahap kedua RTSM penerima turun menjadi 29.497 RTSM dengan anggarn sebesar Rp 11.075.352.000 dan di tahap ketiga menjadi 29.421 RTSM dengan anggaran sebesar Rp 11.045.315.000.
Sedangkan tahun 2009, tahap pertama terdapat 27.530 RTSM dengan pencairan dana Rp 10.373.392.000, tahap kedua untuk 27.281 RTSM dengan dana Rp 10.215.697.000, serta di tahap ketiga terdapat 26.322 RTSM dengan jumlah dana yang dicairkan Rp 9.826.157.000.
Tahun 2010, tahap pertama terdapat 28.475 RTSM dengan dana Rp 7.947.750.000, tahap kedua terdata 28.720 RTSM dengan dana Rp 7.769.150.000, dan tahap ketiga ada 27.424 RTSM dengan pencairan dana mencapai Rp 7.403.800.000.
Kemudian tahun 2011 tahap pertama menjadi 27.988 RTSM dengan dana Rp 7.702.050.000, tahap kedua sebanyak 27.932 RTSM dengan pencairan Rp 7.690.300.000, tahap ketiga sebanyak 26.580 RTSM dan Rp 7.184.700.000. "Sedangkan tahun ini baru dicairkan untuk tahapan pertama kepada 26.596 RTSM sebesar Rp 7.314.350.000," ujar Bupati Fadeli.
Berita Selengkapnya Klik di Sini »