Rabu, 19 Juni 2013: 22:05:40

Dua Peserta Unas Kediri Ditahan Polisi

Sabtu, 14 April 2012 18:14 WIB | Dibaca: 590 | Editor: Rudy Hartono | Reporter : Didik Mashudi
KEDIRI I SURYA Online - Dua hari menjelang pelaksanaan ujian nasional (Unas), dua pelajar kelas 3 SMA diciduk tim buser Polres Kediri Kota. Kedua pelajar itu terlibat kasus kriminal pengeroyokan suporter dan peredaran narkotika, Sabtu (14/4/2012).

Pelajar yang terlibat pengeroyokan berinisial GN (18), warga Kelurahan Pakunden, Kota Kediri. Sedangkan pelajar yang terlibat kasus peredaran narkotika pil dobel L menimpa DS (18) warga Jl Cendana, Kota Kediri.

Kasus pengeroyokan suporter itu terjadi saat pertandingan Persik melawan Persis Solo di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Minggu (8/4/2012) petang. Usai pertandingan Hari yang saat itu mengenakan kaos bergambar bonek warna hijau ditegur sejumlah suporter Persikmania.

Hanya saja Hari tidak menghiraukan serta balik memelototi suporter Persikmania. Akibatnya korban dikeroyok sepuluh suporter Persikmania di depan pintu keluar Stadion Brawijaya. Delapan dari 10 pelaku pengeroyokan telah diamankan, Sabtu (14/4/2012).

Sementara DS, pelajar SMA swasta diamankan petugas karena menjadi pengedar pil dobel L. DS mengaku sudah tiga bulan mengonsumsi pil dobel L karena merasa depresi  menjadi korban orangtua yang brokenhome.

Baik DS dan GN berharap mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian nasional selama menjalani penahanan di Polres Kediri Kota. “Tentu kami sangat menyesal menjelang ujian nasional tidak bisa konsentrasi karena kesandung masalah,” tutur GN.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono menyebutkan, dua pelajar kelas 3 SMA yang diamankan petugas tetap diperbolehkan mengikuti ujian nasional di ruang yang telah disiapkan.


Berita Selengkapnya Klik di Sini »

Akses Surabaya.Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat surabaya.tribunnews.com/m/