Minggu, 28 Desember 2014
Surya

Sakit Hati, Video Asusila Disebar

Rabu, 4 April 2012 16:34 WIB

Sakit Hati, Video Asusila Disebar
ilustrasi
SURABAYA l SURYA Online- M Fawzi Akbar (25) ditangkap anggota Polda Jatim karena menyebar video porno milik mantan pacarnya. Warga Lowokwaru, Malang ini mengaku video yang menampilkan tarian striptease mantan pacarnya itu disebar karena sakit hati karena hubungan cintanya putus.

Informasi yang dihimpun, pacar Fawzi ini bernama MFA, gadis asal Sidoarjo yang bekerja sebagai kasir di restoran ternama di Malang. Wanita berusia 21 tahun ini dikenal MFA sejak 2009.

Ternyata perkenalan Fawzi dan MFA ini berlanjut ke hubungan asmara. Bahkan mereka berdua juga melakukan hubungan layaknya suami istri berkali-kali.

Sampai suatu saat, MFA diminta Fawzi merekam video streaptease lalu mengirim video tersebut ke emailnya. Kala itu Fawzi juga mengancam, jika video itu tak dikirim maka hubungan mereka putus.
 
Dari penjelasan Fawzi, video yang dikirim ke email Fawzi ini berdurasi 2 menit 21 detik. Video menampilkan kegiatan MFA yang streaptease lalu memegangi kemaluannya.

"Saya memintanya membuat video itu karena kangen. Sebab saat itu dia di Sidoarjo dan saya di Malang," kata Fawzi di Mapolda Jatim, Rabu (4/4/2012).

Ternyata setelah tiga tahun hubungan asmara itu berjalan, MFA tiba-tiba memutus Fawzi dengan alasan wanita ini akan ditunangkan. Akibatnya Fawzi kecewa dan marah.
 
"Saya tak terima diputus. Setelah saya cari-cari video itu kemudian saya unggah di akun jejaring sosial tempatnya kerja," ujarnya.

Tak hanya itu, di jejaring sosial itu Fawzi juga menuliskan kalimat-kalimat tak senonoh yang ditujukan pada MFA.

Terganggu, MFA pun melaporkan kejadian ini ke Polda Jatim, pada Februari silam. Kasubdit Fismondev Polda Jatim AKBP Indarto yang kala itu menerima laporan ini langsung menerjunkan tim untuk mengusut kasus ini.

"Tersangka kami amankan di tempat kosnya kemarin," terang Indarto mendatangi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Hilman Thayib di ruangannya, Rabu.

Indarto memaparkan perbuatan Fawzi ini melanggar pasal 27 ayat 1 no 11 tahun 2008 tentang peredaran video porno dan pasal 45 ayat 1 No 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Dengan jeratan pasal ini, Fawzi terancam hukuman lima tahun penjara. “Sudah kita lakukan penahanan tersangka dan akun facebook yang memuat gambar porno itu sudah kita lakukan pemblokiran,” terang Indarto.
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Heru Pramono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas