A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Matematika untuk Balita - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Surya

Matematika untuk Balita

Minggu, 27 Februari 2011 01:08 WIB

Mengenalkan matematika pada balita dapat dimulai dari cara yang paling sederhana. Mereka diajak berhitung melalui berbagai mainan. Misalnya, dengan menghitung kaus kaki.

Ajak balita membantu mengumpulkan kaus kaki orang serumah yang selesai dijemur. Tunjukkan bahwa setiap kaus kaki memiliki pasangan. Biarkan anak memilih kaus kaki yang sesuai dengan pasangannya. Itu adalah pengenalan konsep persamaan dan perbedaan.

Kaus kaki yang dikumpulkan juga harus dipilah berdasarkan ukuran. Kaus kaki besar milik ayah, kaus kaki panjang milik kakak, dan kaus kaki kecil miliknya. Anak dapat mengukur dan membedakannya langsung. Itu pengenalan tentang ukuran dengan cara paling sederhana. Setelah kaus kaki disimpul, ajak anak berhitung. Berapa kaus kaki milik ayah? Berapa kaus kaki milik kakak? Mana yang lebih banyak? Hm… belajar berhitung sudah dilakukan dengan gembira. Kaus kaki merah milik siapa, kaus kaki hitam bergaris-garis milik siapa? Pengenalan warna pun terjadi.

Setiap kali anak selesai melakukan satu tahap, beri pujian supaya dia bersemangat. Sebaliknya, jika anak mulai bosan dan frustrasi karena sulit menemukan pasangan kaus kaki yang dicari, alihkan perhatiannya. Biarkan anak melakukan yang bisa dia kerjakan dulu. Jangan lupa, ucapkan terima kasih karena anak telah membantu membereskan kaus kaki.

Permainan lain untuk mengenalkan matematika dengan cara sederhana adalah ketika membagi buah. Gunakan benda yang dapat dipegang dengan bebas oleh anak, misalnya jeruk atau apel. Hitunglah jumlah jeruk atau apel di depan anak. Ucapkan dengan jelas agar anak mengerti bahwa ibunya tengah menghitung jumlah buah. Biarkan anak membagi jeruk atau apel itu untuk seluruh keluarga. Satu untuk ayah, satu untuk kakak, satu untuk ibu, satu untuk dia.

Kadang-kadang orang tua dapat mencoba berbuat salah. Misalnya, ketika membagi buah, lewatilah satu orang. Jika anak merespons dan mengoreksi kesalahan itu, berarti konsep dasarnya sudah dia miliki. Balita belum dapat sepenuhnya mengerti arti pecahan seperti setengah, sepertiga, dan sebagainya. Mereka hanya tahu membagi kue sama banyak.

Meski ingin mengajari matematika dengan lebih intensif, jangan sekali-sekali memaksa anak. Biarkan anak mencoba sendiri dengan gembira.end

Penulis: Heru Pramono
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas