Minggu, 21 Desember 2014
Surya

Gulat Bebas Kaum Ibu Bolivia

Jumat, 20 Agustus 2010 09:54 WIB

La Paz - Surya- Kaum ibu di Bolivia tak melulu melakukan pekerjaan rumah tangga. Mereka bisa garang di atas ring dalam olahraga gulat tradisional. Di atas ring, para ibu paro baya itu disebut cholita. Mereka mengenakan pakaian khas, yaitu blus berlengan panjang, rok lebar, dan celana berenda sepanjang lutut. Aksi mereka serupa dengan pegulat gaya bebas ala Smackdown. Sesekali mereka menaiki tali ring atau meloncat sembari menendang lawan. Bahkan peserta boleh membanting lawan atau memukul kepalanya dengan kotak wadah minuman. Luka dan wajah berdarah menjadi pemandangan biasa. Gulat ibu-ibu ini berkembang menjadi salah satu olahraga paling ngetop di Bolivia. Setidaknya setiap pekan selalu ada keramaian yang menyaksikan para cholita bertarung. Olahraga itu diciptakan sekelompok perempuan petani beberapa dekade lalu untuk membuktikan diri di tengah ganasnya komunitas pria. Para cholita berlatih dua kali dalam seminggu di di pusat-pusat olahraga di La Paz, ibu kota Bolivia. Ana Polonia Choque, 40, seorang cholita, mengaku mulai bertarung 10 tahun lalu. Awalnya, Oscar, suaminya, tidak menyetujuinya karena usai bertarung darah Ana berceceran. “Kini ia bangga istrinya menjadi cholita. Saya juga ingin menunjukkan bahwa perempuan juga kuat,” tandasnya.nsun/tis

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas