A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kota Malang Siaga I Bencana Alam - Surya
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Surya

Kota Malang Siaga I Bencana Alam

Kamis, 14 Januari 2010 17:15 WIB
MALANG | SURYA Online - Ketua Satlak Penanggulangan Bencana (PB) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), Bambang Priyo Utomo menyatakan, saat ini kota Malang dalam status siaga I bencana alam, baik berupa angin puting beliung, banjir maupun tanah longsor. "Karena status siaga I bencana alam ini, kami menyiagakan posko yang terus memantau perkembangan cuaca dengan data yang diambil dari pengamatan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," kata Bambang yang juga Wakil Wali Kota Malang itu, Kamis (14/1/2010). Status siaga I bencana alam tersebut, tambah Bambang, diperkirakan hingga akhir Maret mendatang, karena ancaman angin puting beliung, banjir dan tanah longsor juga sampai Bulan Maret. Oleh karena itu, kata Ketua PMI Kota Malang itu, petugas PMI yang tergabung dalam SAR setempat juga siaga selama 24 jam, guna mempercepat bantuan ketika terjadi bencana alam. Bambang juga mengakui, meski wilayah Kota Malang tidak seperti Kabupaten dan Kota Batu yang berbukit, Satlak harus tetap waspada, karena bencana banjir, puting beliung dan tanah longsor terutama di kawasan aliran Sungai Brantas tetap sebagai ancaman yang datangnya tak terduga. Selain sepanjang aliran Sungai Brantas, bantaran sungai besar lainnya yang melintasi Kota Malang seperti Sungai Amprong dan Bangau juga berpotensi terjadi banjir maupun tanah longsor, sehingga masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai juga harus ekstra waspada. Menurutnya, bukan hanya warga yang bermukim di bantaran sungai saja yang berpotensi terkena bencana alam berupa banjir dan tanah longsor. Seluruh wilayah Kota Malang ini rawan terjadi bencana, termasuk yang jauh dari bantaran sungai. Menyinggung anggaran dialokasikan Bambang mengemukakan, tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya. "Tahun 2009 anggaran bencana yang masuk pos dana taktis tak terduga sebesar Rp 1,5 miliar dan tahun 2010 sebesar Rp 2 miliar," paparnya. Sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang dari Fraksi Gerakan Nurani Damai, Een Ambarsari, meminta supaya eksekutif menambah anggaran untuk penanggulangan bencana di daerah itu. Selain itu, politikus dari Partai Gerindra itu juga menyarankan agar Pemkot Malang memangkas alur pencairan anggaran untuk menanggulangi bencana alam. "Selama ini prosedurnya kan berbelit dan panjang, padahal dana bantuan untuk korban itu kan sangat mendesak," ucapnya menegaskan. ant
Penulis: suradmin
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
61574 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas